SISTEM
PERSAMAAN LINIER SATU VARIABEL
1. 1. Kalimat Benar, Kalimat Salah Dan Kalimat
Terbuka
a.Kalimat
salah dan kalimat benar
Contoh:
Contoh:
1) Rudy
Hartono Kurniawan adalah maestro bulu tangkis dunia. (kalimat benar)
2) Semua
benda akan memuai apabila dipanaskan. (kalimat salah sebab terdapat benda yang
tidak memuai bila dipanaskan seperti kayu).
3) Bilangan
prima selalu ganjil. (kalimat salah sebab bilangan prima ada juga yang genap
yaitu, 2
4) Hasil
penjumlahan dari 9 dan 17 = 26. (kalimat benar)
b. Kalimat Terbuka
“kalimat terbuka adalah kalimat yang memuat variabel sehingga belum diketahui nilai kebenarannya (benar atau salah).Variabel atau peubah adalah lambing atau symbol yang dapat diganti oleh bilangan-bilangan yang ditentukan.”
Contoh:
1) O adalah factor dari 4
2) 12 adalah kelipatan dari 3
3) 2 + 9 < 7
4) x + 7 = 15
Dari contoh diatas terdapat hal-hal berikut:
Ø Contoh 2 merupakan kalimat benar dan contoh 3 merupakan kalimat salah.
Ø Contoh 1 dan 4 yaitu
adalah factor dari 4 “ dan
” merupakan kalimat-kalimat yang belum
dapat ditentukan kalimat benar atau salahnya. Kalimat seperti ini disebut kalimat terbuka.
Pada kalimat terbuka x+7=15, jika x diganti dengan 8 maka akan menjadi kalimat benar, dan jika x diganti dengan bilngan yang bukan 8 maka akan menjadi kalimat salah. Lambang-lambang seperti x dan o disebut variabel atau peubah. Pengganti dari variabel sehingga kalimat terbuka menjadi kalimat benar atau kalimat slah yang disebut konstanta.
Contoh:
Termasuk kalimat apakah kalimat-kalimat berikut!
1) (p * p) kurang dari 20, p adalah bilangan cacah.
2) Untuk setiap bilangan x, 7x - 4x = 3x
Penyelesaian:
1) Kalimat “(p * p" kurang dari 20, p adalah bilangan cacah.” Adalah kalimat terbuka, kerena belum dapat ditentukan benar atau salahnya.
Jika p diganti dengan 0,1,2,3,4, akan diperoleh kalimat benar, dan jika diganti dengan bilangan cacah yang lain maka kan diperoleh kaliamt yang salah.
2) 7x - 4x = (7-4)x = 3x.
Jadi kalimat tersebut merupakan kalimat benar.
Jika x diganti dengan bilangan bulat atau pecahan berpapaun, akan selalu diperoleh kalimat benar.
“kalimat terbuka adalah kalimat yang memuat variabel sehingga belum diketahui nilai kebenarannya (benar atau salah).Variabel atau peubah adalah lambing atau symbol yang dapat diganti oleh bilangan-bilangan yang ditentukan.”
Contoh:
1) O adalah factor dari 4
2) 12 adalah kelipatan dari 3
3) 2 + 9 < 7
4) x + 7 = 15
Dari contoh diatas terdapat hal-hal berikut:
Ø Contoh 2 merupakan kalimat benar dan contoh 3 merupakan kalimat salah.
Ø Contoh 1 dan 4 yaitu
Pada kalimat terbuka x+7=15, jika x diganti dengan 8 maka akan menjadi kalimat benar, dan jika x diganti dengan bilngan yang bukan 8 maka akan menjadi kalimat salah. Lambang-lambang seperti x dan o disebut variabel atau peubah. Pengganti dari variabel sehingga kalimat terbuka menjadi kalimat benar atau kalimat slah yang disebut konstanta.
Contoh:
Termasuk kalimat apakah kalimat-kalimat berikut!
1) (p * p) kurang dari 20, p adalah bilangan cacah.
2) Untuk setiap bilangan x, 7x - 4x = 3x
Penyelesaian:
1) Kalimat “(p * p" kurang dari 20, p adalah bilangan cacah.” Adalah kalimat terbuka, kerena belum dapat ditentukan benar atau salahnya.
Jika p diganti dengan 0,1,2,3,4, akan diperoleh kalimat benar, dan jika diganti dengan bilangan cacah yang lain maka kan diperoleh kaliamt yang salah.
2) 7x - 4x = (7-4)x = 3x.
Jadi kalimat tersebut merupakan kalimat benar.
Jika x diganti dengan bilangan bulat atau pecahan berpapaun, akan selalu diperoleh kalimat benar.
2. 2. Pengertian Penyelesaian System Persamaan
Linier Satu Variabel
Persamaan
linier satu variabel adalah kalimat terbuka dengan satu variabel yang memiliki hubungan sama dengan dan varibelnya hanya berpangkat satu. Pengganti dari
variabel (peubah) sehingga suatu persamaan menjadi kalimat benar disebut akar
atau penyelesaian dari persamaan tersebut.
Dua
persamaan atau lebih dkatakan ekuivalen jika mempunyai penyelasian atau akar
yang sama. Notasi untuk ekuivalen pada persamaan adalah
.
Contoh:
x
+ 5 = 12
. 2x +10 = 24
x
+ 5 = 12
. 2x + 15 = 29
a. Menyelesaikan
system persaman linier satu variabel dengan cara substitusi
Menyelesaikan
persamaaan dengan cara substitusi artinya menyelesikan persamaan dengan
cara
mengganti variabel dengan bilangan-bilangan yang telah ditentukan, sehingga
persamaan tersebut menjadi kalimat benar
Contoh:
1)Tentukan
penyelesaian dari persamaan 2x – 1= 5, x adalah variabel dari bilangan asli!
Penyelesaian:
Untuk x = 1, maka 2 * 1 – 1 = 5
(merupakan kalimat salah)
Untuk x = 2, maka 2 * 2 - 1 = 5 (merupakan kalimat salah)
Untuk x = 3, maka 2 * 3 - 1 = 5 (merupakan kalimat benar)
Untuk x = 4, maka 2 * 4 - 1 = 5 (merupakan kalimat benar)
Jdi penyelsaiannya dalah x = 3, dan 1,2,4
bukan merupakan penyelsaian dari persamaan dari 2x – 1 = 5
2) Apakah
y = -4 merupakan akar persaman dari 8 – 3y = 6?
Penyelesaian:
Kita subtitusikan y = -3 ke dalam
persamaan 8 – 3y = 6, maka:
8 – 3y = 6
8 – 3(-4) =6
8 + 12 = 20
Jadi kalimatnya salah karena bukan 6 maka
y =-4 bukan akar persamaan dari8 – 3y = 6.
b. Menambah
dan mengurang kedua ruas dengan bilangan sama
Setiap
persamaan yang ekuivalen jika kedua ruas persamaan ditambah atau dikurang dengan biangan yang sama.
1) Tentukan
penyelesaian atau akar persamaan x – 5 = 9, jika x adalah variabel pada
bilangan cacah!
Jawab:
x
– 5 = 9
x – 5 + 5 = 9 + 5 kedua ruas ditambah dengan 5 agar
ruas kiri tidak
memuat -5
x = 14
penyelesaiannya adalah
x = 4
2) Tentukan
penyelesaian persamaan x + 7 = -8, jika x variabel pada bilangan bulat!
Jawab:
x + 7 = -8
x + 7 – 7 = -8 -7 kedua ruas dikurang 7 agar ruas kiri
tidak memuat 7
x = - 15
jadi penyelesaiannya adalah x = -15
jadi penyelesaiannya adalah x = -15
c. Mengali
dan membagi kedua ruas dengan bilangan yang sama
Contoh:
Tentukan penyelsaian dari persamaan 5x = 18!
Jawab:
Contoh:
Tentukan penyelsaian dari persamaan 5x = 18!
Jawab:
5x = 18
5x/5 = 18/5
X = 3 3/5