PERSAMAAN KUADRAT
1. Menyelesaikan Persamaan Kuadrat
Persamaan
kuadrat memiliki bentuk umum
bilnagan a,b dan c adalah bilangan real,
, dan x menyatakan variable. Perhatikan
bahwa a adalah koefisien dari x^2 dab b dalah koefisien ari x dan c adalah
konstanta, serta x dalah varibel dari persamaan persamaan tersebut. Derajat
atau pangkat tertinggi dari variabek x dalah dua.
Contoh:
Persamaan kuadrat
|
Nilai
|
||
a
|
b
|
c
|
|
4
|
0
|
-9
|
|
1
|
-7
|
0
|
|
1
|
7
|
-18
|
|
5
|
-13
|
8
|
|
Banyak masalah matematika atau banyak
masalah dalam kehidupan sehari-hari yang perlu dirumuskan terlebih dahulu ke
bentuk persamaan kuadrat, dalam menentukan penyelesaiannya perhatikan contoh
berikut:
Suatu persegi panjang mempunyai ukuran
panjang 6 m lebih panjang dari lebarnya. Jika luas persegi panjang tersebut
sama dengan 216 m2 berapakah
panjang dan lebar persegi panjang tersebut?
Penyelesaian:
Misalkan panjang = p dan lebar = l. diketahui bahwa ukuran panjang 6 m lebih panjang dari lebarnya.
Kita tuliskan p = (l + 6)
Luas
=
Karena
, maka
Nilai variable x yang memenuhi persamaan
kuadrat
jika kita mencari penyelesaian persamaan
kuadrat, sama dengan kita mencari akar-akar persamaan tersebut. Sebuah
persamaan kuadrat dapat mempeunuai dua akar atua hanya satu akar. Akar-akar
prsamaan kuadrat
, dinotasikan x1 dan x2.
Jika persamaan kuadrat hanya mempunyai satu akar, maka dikatakan x1 dan
x2 atau akar-akarmya kembar.
Ada tiga cara untuk mencari akar-akar
persamaan kuadrat yaitu:
a. Pemaktoran
Pada
metode pemaktoran, bentuk persamaan
diubah ke bentuk
. Untuk menyelesaikan persamaan
harus digunakan ketentuan factor nol. Ketentuan factor nol menyatakan:
“Bila hasil kali dua tau lebih
factor-faktor sama dengan nol, maka paling sedikit satu atau faktornya harus
sama dengan nol.”
Ini
berarti,
serupa dengan
atau
sehingga akan diperoleh nilai-nilai x yang
merupakan akar-akar persamaan dari kuadrat tersebut.
Penentuan
nilai p,q,r dan s bergantung pada bentuk
atau nilai-niali a,b,c.
Contoh:
1) Tentukan
akar-akar dari
Penyelesaian:
ingat bahwa
=(a+b)(a-b)
b. Melengkapkan
kuadrat sempurna
Sebelum membahas cara
penyelesaian persamaan kuadrat dengan melengkapa\kan kuadrat sempurna,
sebaiknya pahami terlebih dahulu bentuk kudrat sempurna. Bentuk kuadrat
sempurna adalah suatu pentuk persamaan kuadrat yang jika ditarik akarnya menghasilkan
bentuk rasional. Bentuk kuadrat sempurna juga dapat juga dinyatakan dalam
bentuk rasioanal berderajat dua. Contoh:
4, x2, 9x2,
(x+a)2,(c-b)2
Sebelum membahas bentuk
kaudrat sempurna, ada baiknya kita menyelesaikan persamaan kuadrat berbentuk (
. penyelesaian persamaan jenis tersebut
didasarkan pada sifat akar kuadrat yaitu:
“bila m dan n adalah
bilangan rill dan m2 = n2, maka akar: m = n atau m = -n.”
Contoh:
Selesaikanlah
persamaan berikut (x+3)2=25
Penyelesaian:
Gunakan
sifat-sifat kuadrat
Jadi
penyelesaiannya
Langkah-langkah
untuk menyelesaiakan persamaan kuadrat dengan melengkapkan kuadrat
sempurnayaitu:
1) Ubahlah
persamaan
ke
bentuk
2) Bila
bagilah kedua ruas dengan dengan a, diperoleh
:
3) Lengkapkan
kedua kuadrat dengan cara menambahkan
pada kedua ruas, diperoleh:
4) Pergunakan
sifat akar kuadrat:
Contoh:
Selesaikanlah bentuk persamaan berikut
Penyelesaian:
= 4
Jadi penyelesaian
persamaan dari
adalah
2 atau 6.
c. Penggunaan
rumus abc
Pembuktian rumus abc
Comtoh:
Selesaikanlah persamaan
berikut dengan rumus abc
Penyelesaian:
a=1, b=7, c=12
Jadi himpunan penyelesaiannya adalah (-3,-4)